Unsa dan PLN Makassar Utara Jalin Kerja Sama, Perkuat Pembelajaran Praktik dan Kompetensi Mahasiswa Fakultas Teknik
Universitas Sawerigading Makassar (Unsa) terus memperkuat hubungan kelembagaan dengan dunia industri sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan kompetensi lulusan. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan kerja sama dengan PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Makassar Utara.
Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung pada Selasa (7/11) lalu dan disaksikan oleh Rektor Universitas Sawerigading Makassar, Prof. Dr. A. Melantik Rompegading, SH., MH.
Kerja sama antara Unsa dan PLN Makassar Utara tersebut secara khusus berkaitan dengan kegiatan pembelajaran praktik melalui program magang mandiri bagi mahasiswa Fakultas Teknik Unsa.
Kerja sama ini menjadi bagian penting dalam upaya mempertemukan pembelajaran akademik di perguruan tinggi dengan pengalaman nyata di lingkungan dunia kerja. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis di ruang kuliah, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mengenal secara langsung dinamika pekerjaan, sistem pelayanan, teknologi, serta standar profesional yang diterapkan di lingkungan industri.
MoU tersebut ditandatangani oleh Alimuddin, selaku Manager PT PLN UPPP Makassar Utara, bersama St. Amina H. Umar, S.Kom., MT., selaku Dekan Fakultas Teknik Universitas Sawerigading Makassar.
Dekan Fakultas Teknik Unsa, St. Amina H. Umar, mengungkapkan rasa syukurnya atas terlaksananya penandatanganan kerja sama tersebut.
“Alhamdulillah, penandatanganan MoU berjalan dengan sukses dan lancar,” ujar St. Amina H. Umar.
Menurutnya, kerja sama tersebut bukan sekadar bentuk hubungan administratif antara dua lembaga, tetapi diharapkan menjadi awal dari hubungan yang lebih luas dan berkesinambungan, terutama dalam mendukung pengembangan Fakultas Teknik Unsa.
Ia berharap kolaborasi yang telah dibangun bersama PLN dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung di dunia kerja.
“Ke depannya, dengan adanya penandatanganan MoU ini, hubungan yang terjalin antara PT PLN dan Unsa akan terus berkesinambungan, khususnya dengan Fakultas Teknik,” katanya.
Kerja sama dengan PLN menjadi salah satu bentuk komitmen Universitas Sawerigading untuk meningkatkan relevansi pendidikan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja. Perkembangan teknologi yang semakin cepat menuntut perguruan tinggi untuk tidak hanya menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mempunyai keterampilan praktis, kemampuan beradaptasi, serta pemahaman terhadap perkembangan teknologi di lapangan.
Melalui program magang mandiri, mahasiswa Fakultas Teknik dapat memperoleh kesempatan untuk mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama proses perkuliahan ke dalam situasi kerja yang sesungguhnya.
Pengalaman tersebut diharapkan dapat membentuk mahasiswa menjadi lebih siap menghadapi tantangan profesional setelah menyelesaikan pendidikan.
Lingkungan kerja PLN juga dapat menjadi ruang pembelajaran yang memperkenalkan mahasiswa terhadap pentingnya kedisiplinan, keselamatan kerja, tanggung jawab, koordinasi, komunikasi, serta pemanfaatan teknologi dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Dengan demikian, kegiatan magang tidak hanya dipandang sebagai pemenuhan kewajiban akademik, tetapi juga sebagai proses pembentukan karakter dan profesionalisme mahasiswa.
Kerja sama Unsa dengan PLN Makassar Utara juga memperlihatkan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek).
Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia melalui proses pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Sementara itu, dunia industri memiliki pengalaman dan kebutuhan nyata terhadap kompetensi tenaga kerja yang sesuai dengan perkembangan teknologi dan tuntutan pelayanan.
Pertemuan kedua kepentingan tersebut diharapkan dapat menghasilkan pola pembelajaran yang semakin relevan dengan kebutuhan zaman.
Melalui kerja sama ini, mahasiswa dapat memahami bahwa ilmu yang diperoleh di bangku kuliah memiliki keterkaitan langsung dengan persoalan dan kebutuhan di lapangan. Sebaliknya, perguruan tinggi juga dapat memperoleh masukan mengenai perkembangan kompetensi dan teknologi yang dibutuhkan dunia kerja.
Kolaborasi semacam ini menjadi semakin penting di tengah perubahan teknologi yang berlangsung sangat cepat. Lulusan perguruan tinggi dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, komunikatif, dan mampu bekerja dalam tim.
Kerja sama tersebut pada prinsipnya bertujuan untuk saling menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing lembaga dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang relevan dengan tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Bagi Universitas Sawerigading, keterlibatan mitra dari dunia industri menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pembelajaran yang memberikan pengalaman lebih luas kepada mahasiswa.
Mahasiswa Fakultas Teknik diharapkan tidak hanya menjadi lulusan yang memahami konsep dan teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan pengetahuan tersebut secara profesional.
Pengalaman magang juga dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam mengenali budaya kerja sekaligus memahami standar profesional yang berlaku di lingkungan industri.
Di sisi lain, hubungan kelembagaan yang terbangun melalui MoU tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan magang mahasiswa. Kerja sama dapat terus dikembangkan melalui berbagai bentuk kegiatan yang relevan dengan kebutuhan kedua institusi, termasuk pengembangan kompetensi, pertukaran pengetahuan, kegiatan akademik, maupun bentuk kolaborasi lainnya sesuai kesepakatan.
Penandatanganan MoU antara Universitas Sawerigading Makassar dan PLN Makassar Utara menjadi langkah strategis dalam memperkuat jejaring kemitraan perguruan tinggi dengan dunia kerja.
Bagi mahasiswa Fakultas Teknik, kehadiran mitra industri memberikan kesempatan untuk memperluas wawasan dan memperoleh pengalaman yang tidak seluruhnya dapat diberikan melalui pembelajaran di ruang kelas.
Sementara bagi institusi, kerja sama tersebut menjadi bagian dari penguatan kualitas pendidikan agar semakin responsif terhadap perubahan teknologi dan kebutuhan masyarakat.
St. Amina H. Umar berharap kerja sama yang telah dibangun dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak, terutama dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten.
Dengan adanya sinergi antara Universitas Sawerigading dan PLN Makassar Utara, diharapkan tercipta kesinambungan antara pendidikan, pengalaman praktik, perkembangan teknologi, dan kebutuhan dunia kerja.
Kerja sama tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen Unsa untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang adaptif, profesional, dan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai tuntutan perkembangan zaman. (Tim Redaksi Satgas)